Tentang Menghargai Diri Sendiri

~Melawan Hoax~

               Ketika kita disuguhi suatu berita, tentunya akan ada beragam reaksi.
* Ada yg menelan mentah2 layaknya seorang anak kecil yg blm tau apa2 maka apa yg diberikan langsung saja diterima.
* Ada yg menyaring dgn mencari kebenaran lain
* Ada yg menganalisa dgn pengetahuan dan wawasan yg dimiliki
* Ada pula yg menolak mentah2 krn tau berita tersebut hoax berdasarkan pengetahuan dan wawasan yg dimiliki.

      Jadi sebenernya sikap kita dlm menanggapi suatu berita tergantung dari pengetahuan dan wawasan yg kita miliki.

         Namun ada kalanya faktor “like” or “dislike” terhadap sesuatu mempengaruhi seseorang utk menerima berita tersebut. Berita positif akan ditanggapi negatif krn faktor dislike, begitu pula sebaliknya.

        Ada pula faktor kesamaan atau perbedaan paham terhadap isi berita mempengaruhi seseorang dlm menilai suatu berita. Suatu berita dianggap benar bila ada kesamaan paham dgn pembaca, begitu pula sebaliknya.

         Jika pada akhirnya kita mengetahui berita tersebut hoax, maka jadikanlah pelajaran. Pelajari apa motif dan siapa/golongan apa yang menyebarkan berita hoax tersebut. Jadi tidak akan terulang utk yg kedua , ketiga atau kesekian kalinya.

              Ini bukan tentang paham yg kita anut atau rasa suka dan tidak suka. Tapi tentang menghargai diri sendiri.
Hargai diri sendiri dgn tidak mudah dipecundangi oleh berita hoax.
Hargai diri sendiri dgn menambah pengetahuan dan wawasan.

“Respect yourself”

22 Replies to “Tentang Menghargai Diri Sendiri”

  1. Sayangnya sekarang masih banyak orang kemakan berita hoax dan tanpa nelusurin kebenerannya langsung diforward ke orang lain.
    Ya sesuai kalimat penutup dari kakak semoga kita semakin “menghargai diri sendiri dengan menambah pengetahuan dan wawasan”(salah satunya dengan ikut KUBBU) hehe

  2. kamu suka dihoaxin gak.. iya kamu yang lagi ngelamun tuh…

    awas berita hoax sedang tren sekarang jangan mudah percaya apalagi langsung ambil sikap dg berita tersebut

  3. Seperti bulu-bulu yang ditebarkan yaa… ketika sudah ditebar, kita tidak bisa memungutinya kembali… bulu-bulu itu akan terbang terbawa angin ke tempat yang jauh. seperti itulah “fitnah” yang sudah terlanjur kita tebarkan. Hati-hati selalu buat saya pribadi dan teman-teman semua 🙂

  4. cukup banyak orang ga jelas di sosmed yang share berita hoax saya unfriend. Saya malas berkomunikasi dengan mereka,karena mereka ngga mau cross check. Orang kalau sudah tertanam kebencian,akan sulit menerima fakta. Pokoknya nyari aja salahnya dimana wkwkwk
    Kita juga perlu cross check berita tsb sebelum menelan mentah2,jangan sembarang share juga tanpa ada dasar info dari media yg valid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *