Menguak Sejarah “Bule Depok”

  • (Bersama cicit Presiden Depok terakhir, Bapak Yahya Jonathans, salah satu yang kita kenal sebagai “bule” atau Belanda Depok)

             Tahukah kalian bahwa kabarnya Depok tidak mengakui kemerdekaan R.I ?

          Depok kabarnya satu-satunya nya wilayah Indonesia yang tidak pernah dijajah Belanda. Pada abad 16 dahulu ada seorang berkebangsaan Belanda bernama Cornelis Chastelein yang tinggal dan mengelola wilayah Depok. Beliau memperkerjakan beberapa budak yang datang dari seluruh wilayah Indonesia untuk mengelola lahan di wilayah Pancoran Mas Depok.

           Pada tanggal 28 Juni 1714 Cornelis Chalestein meninggal dunia. Beliau membuat surat wasiat yg isinya ingin membebaskan para budak dan membaptis mereka dengan nama Belanda yg dikelompokkan menjadi 12 marga yg terdiri dari :

1. Jonathans

2. Joseph

3. Jacub

4. Samuel

5. Shodak

6. Sudira

7. Leander

8. Luen

9. Laurens

10. Isah

11. Tolens

12. Bacas

Kemudian membag-bagi wilayah Depok menjadi 12 area yg masing-masing dipimpin oleh 1 marga.

          Selanjutnya secara bergantian dan turun temurun marga tersebut memimpin Depok dan menyebut dirinya sebagai Presiden Depok. Namun marga Shodak dikabarkan tidak memiliki keturunan dan sudah punah keberadaannya. Presiden Depok terakhir dijabat oleh keturunan Jonathans dan saat ini yang masih hidup sebagai keturunan Jonathans adalah cicitnya yaitu Bpk. Yahya Jonathans.

          Pusat kantor pemerintahan Depok dahulu telah dipugar menjadi Rs. Harapan Depok. Kemudian dibangun lembaga Cornelis Chastelein yang sejak zaman Orde Baru diubah menjadi yayasan yang fungsinya untuk menaungi 12 marga Belanda Depok yang sekarang masih ada sekitar 800 kepala keluarga. Namun pengurus yayasan saat ini Ibu Suzan Jonathans menolak marga mereka disebut sebagai Belanda Depok, tapi beliau lebih memilih disebut sebagai warga Depok asli.

Sumber :

– Bapak Yano Jonathans (penulis buku “Depok Tempo Doeloe”)

– Ibu Suzan Jonathans (pengelola Yayasan Cornelis Chalestein)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *