Peranan Orang Tua Terhadap Anak di Era Digital

Hidup di era digital saat ini, pastinya surga banget buat para pencinta teknologi. Yap, di era ini, semua terasa serba mudah dan praktis karena serba online, mulai dari koran online, transportasi, belanja hingga game online. Tinggal klik di aplikasi semua beres dalam sekejap, tanpa harus pergi jauh-jauh melewati kemacetan dan terik matahari. Mudah dan praktis, namun membuat kita malas bergerak karena bergantung pada gadget. Bagaimana dampak gadget bagi kehidupan saat ini, tentu ada plus dan minus-nya.

Pengaruh gadget ini tidak hanya berdampak pada orang dewasa, namun telah terjadi pergeseran dengan kehidupan anak-anak zaman sekarang. Dahulu anak-anak lebih banyak bersosialisasi dan bermain diluar rumah. Namun kini, anak-anak seperti mendapat “teman baru” yang bernama gadget. Mereka asik berjam-berjam bermain dengan gadget mereka sampai tidak peduli dengan lingkungan sekitar bahkan diri sendiri. Lalu, bagaimana peranan orang tua dalam menghadapi pengaruh gadget terhadap anak di era digital saat ini?

Membahas yang satu ini tentu lebih asik dengan pakarnya langsung. Bertempat di daerah Bintaro pada Minggu 7 Oktober 2018 lalu, Ibu Ani Berta dari Komunitas ISB (Indonesian Social Blogpreneur) bersama Komunitas SMC (Srikandi Muslimpreneur Community) mengundang Psikolog RR Finandita Utari M.Psi dalam sebuah seminar bertajuk “Peranan Orang Tua Terhadap Gadget di Era Digital”. Beliau memaparkan beberapa dampak gadget dan bagaimana antisipasi orang tua dalam menghadapinya

Pengaruh Negatif Era Digital Terhadap Anak

Menurut Psikolog RR Finandita Utari, M.Psi, era digital saat ini membawa gelombang badai media dan teknologi yg bergerak sangat cepat. Di satu sisi, melarang anak bermain gadget membuat anak menjadi minder karena ketinggalan informasi, namun bila diberikan akan berdampak gangguan pada anak, yaitu :

  1. Mengganggu perkembangan motorik anak, mempengaruhi citra diri dari tontonan media
  2. Mengganggu perkembangan fisik seperti kurang gizi atau obesitas karena terlalu lama bermain gadget dan lupa makan/bergerak
  3. Mengganggu perkembangan neurologi dan life skill seperti tidak mandiri dalam mengerjakan sesuatu
  4. Mengganggu perkembangan kognitif atau pola pikir kritis dan logis
  5. Mengganggu perkembangan moral, agresif dan tidak hormat kepada orang tua
  6. Menyebabkan kebingungan bahasa karena terpaparnya banyak bahasa yang diserap oleh anak baik dari lingkungannya atau media
  7. Mengganggu perkembangan sosial emosional seperti dampak game online yang membuat perilaku anak menjadi arogan

.
Sikap Orang Tua Menghadapi Anak di Era Digital

Psikolog RR Finandita Utari, M.Psi memaparkan beberapa perilaku Generasi Z atau Generasi Net dan cara menyikapinya.

Kenali Karakter Anak Zaman Millenial.

  1. Berperilaku ingin instant dan tidak sabar dampak dari era digital dimana semua serba cepat
  2. Suka kebebasan dan tidak suka dilarang, namun dengan alasan yang tepat dapat memberikan pengertian kepada anak
  3. Berambisi untuk sukses
  4. Percaya diri yang tinggi
  5. Menyukai detail/kritis
  6. Butuh pengakuan atau dipuji. Jangan biasakan memberi iming-iming didepan karena akan membuat anak malas dan mau bergerak bila ada hadiah. Ganti dengan pemberian reward agar anak mau berusaha dulu. Reward dapat berupa pelukan untuk pemberi semangat
  7. Erat dengan digital dan teknologi

.
Setelah mengenali perilaku anak zaman millenial, lalu bagaimana orang tua harus menyikapinya.

Menjadi Orang Tua Seperti Apa Kita?

* Demokratis

Orang tua yang demokratis selalu mengajak anak berdiskusi dan berbicara agar lebih terbuka terhadap orang tua dan menjadikan orang tua tempat curhat pertama

* Otoriter

Orang tua yang otoriter hanya mau didengar dan tidak mau mendengarkan. Menuntut anak selalu mengikuti kemauan orang tua tanpa menghiraukan keinginan anak

* Permisif

Orang tua yang bersifat mengalah dan takut sama anak cenderung memanjakan anak

* Neglegting/Rejecting

Orang tua yang abai dan tidak peduli terhadap kehidupan anak

Pererat Hubungan dengan Anak

Setelah memahami perilaku anak zaman millenial dan menentukan menjadi orang tua seperti apa kita, maka bagaimana kita bersikap terhadap anak? Tentunya dengan mempererat hubungan dengan anak. Misalnya dengan mengapresiasi setiap pencapaian anak, memberi kepercayaan, rasa peduli, menjadikan anak sebagai teman dan memberikan waktu untuk quality time bersama keluarga. Perilaku orang tua terhadap anak pun ada tahapnya :

~ 0-6 tahun : didik anak dengan penuh kasih sayang tapi tidak memanjakan

~ 7-14 tahun : ajarkan disiplin dan tanggung jawab

~ 15-21 tahun : jadikan teman dan buat anak nyaman curhat dengan orang tuanya

~ 21 tahun keatas : beri kepercayaan dan kebebasan yang positif

Dampak Positif Era Digital dalam Kehidupan Sehari-hari

Era digital selain berdampak buruk namun banyak pula memberikan manfaat, seperti uraian Psikolog RR Fianndita Utari, M.Psi berikut ini

Melihat fenomena serba online di era digital ini, kenapa kita tidak memanfaatkan kesempatan ini untuk berbisnis? Iya, bisnis online dengan gadget seperti yang dilakukan oleh Bapak H. Budi Suhendrio. Beliau adalah pengusaha produk madu AHP Az-zahra Honey Premuim. Salah satu produk madunya mengandung royal jelly, bee polen dan propolis. Madu sendiri dalam Al-quran telah disebutkan memiliki manfaat kesehatan seperti kutipan ayat berikut :

“Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia” (QS. An-Nahl : 69)

Melihat dampak positif dari era digital ini, beliau memanfaatkan gadget untuk 70% pemasaran produk madu ini secara online. Sukses berbisnis online, beliau meraup omzet dari penjualan yang mencapai 1.000 botol per bulan. Harga per botol Rp.150.000 sangat sebanding dengan manfaat kesehatan yang didapat dari madu ini. Bagi re-seller bisa banget ikut berbisnis dengan fee Rp.45.000,- per botol. Sangat menginspirasi sekali ya, era digital yang telah memanjakan kita dengan fasilitas online-nya bisa juga kita manfaatkan untuk berbisnis online.

#Sharing_SMC
#AzZahraHoneyXISB
#AzZahraHoneyPremium

Bapak H.Budi Suhendrio dan madu Az-zahra Honey Premium

2 Replies to “Peranan Orang Tua Terhadap Anak di Era Digital”

  1. Di era digital seperti sekarang ini memang kita selaku orang tua harus siaga ya mbak agar anak2 tidak terjerumus ke dunia gadget yang melenakan. Meskipun pada hakikatnya gadget punya dampak positif juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *