You Are My Poetry

TERSESAT  Katamu ingin bersama, nyatanya mendekat saja kau malu. Katamu ingin segera, nyatanya menatapku saja tak berani. Katamu ingin menjelajah semua, nyatanya itu lagi itu lagi. Katanya gunung menguatkan mentalmu, nyatanya berucap didepanku saja tak mampu. Katanya perjalanan membuka pandangan, nyatanya kau tak pernah memahamiku. Katamu bahagia itu bisa sendiri, nyatanya cerita galau mengisi hari-harimu.