Museum Fatahillah, Menguak Sejarah Jakarta

Sumber: megapolitan kompas

Minggu pagi di kawasan Kota Tua terlihat masih sepi. Tampilannya kini semakin cantik dan rapi dengan beberapa bangunan tua yang sudah di renovasi, fasilitas umum yang tertata rapi seperti tempat duduk disepanjang sisi lapangan, taman dan pepohonan, pedagang souvenir, spot foto unik, atraksi menarik dan akomodasi sepeda wisata. Lapangan yang luas di kawasan ini biasa dipenuhi wisatawan domestik dan asing yang hilir mudik atau berkeliling menaiki sepeda wisata. Di sisi pinggir lapangan kawasan Kota Tua ini dikelilingi beberapa museum diantaranya Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Keramik, Museum Seni. Akhir pekan adalah waktu yang pas untuk menjelajah kota tua bersama keluarga atau teman. Kawasan Kota Tua memang menyajikan wisata edukasi yang murah dan mudah dijangkau karena dekat dengan transportasi umum seperti kereta api dan bus Trans Jakarta.

Continue reading “Museum Fatahillah, Menguak Sejarah Jakarta”

Asiknya Menjelajah Seni di Museum MACAN

          Jakarta punya museum baru loh, Museum MACAN namanya. Museum ini pertama kali dibuka dan menggelar pameran pada tanggal 4 November 2017 lalu. Kira-kira apa yang pertama kali terlintas dalam pikiran kita ketika mendengar nama Museum MACAN? Koleksi hewan macan dari berbagai negara atau dunia seputar hewan macan kah? Eits, jangan salah dulu, ternyata Museum MACAN adalah singkatan dari Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara. Nah, beda banget kan sama dunia macan, hihi. Lalu, dimana sih lokasi museum MACAN ini? Ketika kita melintasi jalan tol menuju Merak, kita akan melihat gedung AKR dari seberang jalan tol daerah Kebon Jeruk. Yap, Museum MACAN ini terletak di area gedung AKR, Jl. Panjang No.5, RT.11/RW.10, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Selain bus besar arah Merak yang transit di tol Kebon Jeruk, ada pula angkutan umum berupa koasi merah B03 jurusan Citraland-Meruya yang tepat melintas di depan museum ini.

Continue reading “Asiknya Menjelajah Seni di Museum MACAN”

Museum Tengah Kebun, Mengenal Sejarah dalam Suasana Nyaman dan Asri

          Museum Tengah Kebun berlokasi di Jl.Kemang Timur Raya No.66 Jakarta Selatan. Angkutan umum yang melewati persis didepan museum ini yaitu Kopaja 612 jurusan Kp.Melayu-Ragunan. Atau bila ingin naik busway turun di halte Kuningan Timur dan lanjut dengan ojeg online. Bila naik kereta bisa turun di St.Pasar Minggu dan lanjut dengan ojeg online. Untuk patokannya, didepan museum ini ada Masjid Nurul Huda yang besar dengan cat hijau. Museum ini buka setiap Sabtu dan Minggu saja dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya kecuali tips untuk guide. Bila ingin berkunjung ke museum ini perlu janji terlebih dahulu dengan pemiliknya dan selama di museum kita akan dipandu oleh guide selama 1,5 – 2 jam. 
Continue reading “Museum Tengah Kebun, Mengenal Sejarah dalam Suasana Nyaman dan Asri”

Menguak Sejarah “Bule Depok”

  • (Bersama cicit Presiden Depok terakhir, Bapak Yahya Jonathans, salah satu yang kita kenal sebagai “bule” atau Belanda Depok)

             Tahukah kalian bahwa kabarnya Depok tidak mengakui kemerdekaan R.I ?

          Depok kabarnya satu-satunya nya wilayah Indonesia yang tidak pernah dijajah Belanda. Pada abad 16 dahulu ada seorang berkebangsaan Belanda bernama Cornelis Chastelein yang tinggal dan mengelola wilayah Depok. Beliau memperkerjakan beberapa budak yang datang dari seluruh wilayah Indonesia untuk mengelola lahan di wilayah Pancoran Mas Depok. Continue reading “Menguak Sejarah “Bule Depok””