Sumbawa, Serpihan Surga yang Tersembunyi

Lucky you. You don’t need a passport to see all these beauties. All the beaches and mountains are yours, here in your country for free, so enjoy it”. Begitulah salah satu kalimat yang keluar dari ocehan sang bule tentang Indonesia dari video youtube. Video yang berdurasi sekitar 5 menit itu sukses menyita perhatian saya hingga membuat saya kagum dan bangga dengan negara saya, Indonesia.

Continue reading “Sumbawa, Serpihan Surga yang Tersembunyi”

Museum Tengah Kebun, Mengenal Sejarah dalam Suasana Nyaman dan Asri

          Museum Tengah Kebun berlokasi di Jl.Kemang Timur Raya No.66 Jakarta Selatan. Angkutan umum yang melewati persis didepan museum ini yaitu Kopaja 612 jurusan Kp.Melayu-Ragunan. Atau bila ingin naik busway turun di halte Kuningan Timur dan lanjut dengan ojeg online. Bila naik kereta bisa turun di St.Pasar Minggu dan lanjut dengan ojeg online. Untuk patokannya, didepan museum ini ada Masjid Nurul Huda yang besar dengan cat hijau. Museum ini buka setiap Sabtu dan Minggu saja dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya kecuali tips untuk guide. Bila ingin berkunjung ke museum ini perlu janji terlebih dahulu dengan pemiliknya dan selama di museum kita akan dipandu oleh guide selama 1,5 – 2 jam. 
Continue reading “Museum Tengah Kebun, Mengenal Sejarah dalam Suasana Nyaman dan Asri”

Mengulik Gaya Hidup Komunitas Expat Internations di Indonesia

          Komunitas expat Internations adalah komunitas yang mewadahi berkumpulnya para expat yang tinggal di suatu negara. Komunitas ini pertama kali dibentuk di Jerman kemudian berkembang ke berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Brand Ambassador untuk Internations di Indonesia dipegang oleh Mark Blackwell yang berkebangsaan Inggris. Dengan mengusung motto “you will be not alone” komunitas ini membuat para expat yang tinggal di suatu negara memiliki teman dan tidak merasa sendirian. 

Continue reading “Mengulik Gaya Hidup Komunitas Expat Internations di Indonesia”

Backpacker Jakarta Menuju Kematangan dalam Usianya yang ke-4

 

   Pesta pembukaan

        Komunitas Backpacker Jakarta yang menaungi para petualang dan penggiat alam ini kini semakin besar dan berkualitas. Tak terasa hobi berpetualang dari beberapa anak muda Jakarta seperti Edi M Yamin dan Mike Loe ini semakin lama semakin berkembang dalam jumlah kuantitas peserta hingga terbentuk menjadi komunitas. Namun seiring berjalannya waktu perkumpulan penggiat alam ini banyak mengalami pergantian personil baik karena perbedaan visi maupun misi. Personil terakhir yang membesarkan nama Komunitas Backpacker Jakarta yaitu Edi M Yamin, Selly Sukaesi dan Rusmiyana yang selalu aktif mengadakan kegiatan dan trip setiap minggunya. Tumbuh dan kembangnya Komunitas Backpacker Jakarta juga tidak lepas dari sikap terbuka Edi M Yamin selaku founder terhadap berbagai ide, masukan bahkan kritik. Edi M Yamin sebagai pemegang kunci manajemen Komunitas Backpacker Jakarta telah membawa komunitas ini mencapai usianya yang ke-4 tahun. Komunitas yang lahir 5 April 2013 ini merayakan Puncak hari jadinya yang ke-4 pada 9-10 September 2017 lalu di Buperta (Bumi Perkemahan Cibubur).

Continue reading “Backpacker Jakarta Menuju Kematangan dalam Usianya yang ke-4”

Jakarta Changemakers, Melatih Bahasa Inggris Adik-Adik Kaum Marginal di Jakarta  

 

          Jakarta Changes Maker adalah salah satu grup dalam komunitas Internations yang mengadakan kegiatan rutin tiap minggunya berupa volunter guru untuk kaum marginal di Jakarta. Grup ini dipelopori oleh Tari dan dibantu beberapa rekannya dalam komunitas yang sama. Saat ini sudah tergabung sekitar 20 volunteer yang terdiri dari expat dan warga Indonesia dari berbagai umur dan profesi. 

Continue reading “Jakarta Changemakers, Melatih Bahasa Inggris Adik-Adik Kaum Marginal di Jakarta  “

Serunya Eksplore Karimun Jawa dan Semarang Bersama Backpacker Jakarta

It’s not always about the destination, travelling is about the journey”

Gerbang pintu masuk Pulau Karimun Jawa

          Karimunjawa menjadi salah satu destinasi wisata impian saya karena konon sudah terkenal hingga ke mancanegara sejak beberapa tahun silam. Namun baru sekitar awal Agustus 2017 lalu saya berkesempatan menginjakkan kaki di pulau yang terletak di Laut Jawa ini. Perjalanan kali ini cukup menyita kesabaran karena sempat diundur beberapa kali sejak Februari 2017 karena cuaca yang tidak bersahabat. Faktor cuaca menjadi pertimbangan yang sangat penting mengingat gelombang di Laut Jawa konon sangat besar jadi hindari bepergian ketempat ini di musim hujan.

Continue reading “Serunya Eksplore Karimun Jawa dan Semarang Bersama Backpacker Jakarta”

Negeri Laskar Pelangiku Kini

Pantai Tanjung Tinggi      Menghabiskan masa kecil selama 5 tahun di pulau Belitung tidak banyak memori yang menempel dalam ingatanku. Rumah kakek yg luas tempat kami berkumpul dan sesekali aku berjalan kaki sendirian menuju perpustakaan daerah hanya untuk membaca komik donald bebek. Ada cemilan khas yang sering kami makan dikala sore, yaitu jengkol rebus dengan parutan kelapa dan gula…rasanya enakkk dan tidak bau, heran kan. Itulah secuil memori masa kecilku di Belitung.

Continue reading “Negeri Laskar Pelangiku Kini”

Menguak Sejarah “Bule Depok”

  • (Bersama cicit Presiden Depok terakhir, Bapak Yahya Jonathans, salah satu yang kita kenal sebagai “bule” atau Belanda Depok)

             Tahukah kalian bahwa kabarnya Depok tidak mengakui kemerdekaan R.I ?

          Depok kabarnya satu-satunya nya wilayah Indonesia yang tidak pernah dijajah Belanda. Pada abad 16 dahulu ada seorang berkebangsaan Belanda bernama Cornelis Chastelein yang tinggal dan mengelola wilayah Depok. Beliau memperkerjakan beberapa budak yang datang dari seluruh wilayah Indonesia untuk mengelola lahan di wilayah Pancoran Mas Depok. Continue reading “Menguak Sejarah “Bule Depok””