Movie

Alasan Mengapa Lebih Suka Film Dokumenter

Konon katanya, aliran musik atau aliran film yang disukai seseorang itu menggambarkan kepribadian orang tersebut. Menurutku, pendapat ini benar. Berkaca pada diri sendiri, aku tipe realistik yang menggunakan logika dan nalar, sehingga apapun yang aku sukai berdasarkan kisah nyata atau realistik. Hal ini mungkin dipengaruhi sisi otak kiri yang lebih dominan ketimbang otak kanan. Dimana otak kiri didominasi logika, sedangkan otak kanan didominasi imajinasi.

Seperti buku-buku yang aku baca, aku lebih menyukai biografi yang bercerita tentang kisah nyata ketimbang novel yang berdasar cerita imajinasi. Begitu pula dengan film, aku lebih menyukai film drama kehidupan sehari-hari yang realistik dan kerap dialami masyarakat di dunia nyata ketimbang film imajiner dengan tokoh dan cerita fiktif.

Bagiku, sah-sah saja menonton film fiksi sekali-kali hanya untuk hiburan, namun untuk menambah wawasan atau pengetahuan, aku lebih memilih film realistik seperti film dokumenter salah satunya.  Dengan menonton film fiksi kita dapat mengulas ide cerita, imajinasi tokoh, teknik gambar dan suara, dll. Sedangkan untuk film realistik seperti drama kehidupan sehari-hari  dan film dokumenter, kita dapat memetik nilai kehidupan dari kisah nyata yang ditampilkan, membuka cara pandang, menambah wawasan serta menggali informasi dan pengetahuan yang nyata.

Sebagai seorang traveller, hoby menjelajah alam membuatku suka dengan film dokumenter tentang alam dan kehidupan hewan dibelahan dunia manapun. Rasanya seperti mengenal kehidupan lain. Selain itu, film dokumenter tentang biografi tokoh legendaris dan tokoh ternama juga memberikan motivasi dan inspirasi tersendiri. Begitu pula dengan kisah sejarah bangsa ini yang wajib diketahui generasi muda sebagai wawasan dalam merancang masa depan bangsa.

Beberapa kisah sejarah bangsa kita telah mendunia dan diekspresikan dalam bebeapa film dokumenter. Film dokumenter sejarah bangsa Indonesia telah banyak mendapatkan apresiasi dan penghargaan dunia. Salah satunya adalah film “Jagal” yang mengisahkan peristiwa pemberontakan PKI. Serta ada beberapa film dokumenter lainnya yang mengulas kehidupan masyarakat Indonesia mendapatkan nominasi piala dunia.

(Baca juga : Musik Legendaris Favorit)

Apapun filmnya, semua film memiliki penonton dan penggemarnya sendiri. Mengetahui berbagai genre film perlu untuk membuka pandangan dan wawasan serta memperluas dunia kita. Lalu, apakah genre film kesukaan kamu ?

 

 

Show More

Arlindya

A dreamer, long visioner, blogger & traveller

Related Articles

2 Comments

  1. saya jarang2 sih nonton film dokumenter, tapi kira2 agak mirip lah ya sama genre film sejarah kesukaan saya hehehe. cuma kalo film (fiksi) sejarah ya biasanya banyak bumbu fiksinya biar lebih dramatis hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button