Traveling

Serunya Explore Pacitan Naik KAI ala Backpacker

Pacitan adalah sebuah kota di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur yang menyimpan keindahan alam dan keunikan tersendiri. Wisata Pacitan mulai dikenal beberapa tahun belakangan ini karena keberagaman alamnya, seperti pantai, air terjun, goa, dll. Aku sendiri sangat menyukai travelling ala backpacker, karena lebih praktis dan gak ribet serta lebih mudah bergerak saat mobilitas sedang tinggi. Apalagi wisata adventure yang menyeberangi hutan dan sungai, dengan tas ransel di punggung aku bisa bebas bergerak sambil membawa semua keperluan perjalananku dengan praktis.

Perjalanan yang seru pastinya dengan teman perjalanan yang seru juga. Perjalanan bersama teman-teman sendiri kadang lebih menyenangkan dari tempat wisata itu sendiri. Biasanya aku travelling bersama https://backpackerjakarta.com, namun kali ini aku mengajak teman-teman lamaku yang hoby travelling jugaSekalian reuni dan kangen-kangenan, aku mengajak teman SMA, teman kerja dan teman kenal di trip sebelumnya. Jadilah terkumpul kami bersepuluh dengan 2 orang laki-laki dan 8 orang perempuan siap berpetualang ala backpacker ke Pacitan.

Sebelum memulai perjalanan, aku menyusun ittinerary terlebih dahulu untuk waktu liburan 2 hari 1 malam. Booking Homestay dan sewa elf pun disiapkan sebelum perjalanan. Temanku yang lain mengatur tiket kereta kami. Kebetulan temanku itu sering menggunakan fasilitas booking online tiket kereta api di KAI. Selain itu dia mempunyai mobile banking untuk pembayaran. Maka kami pun mempercayakan urusan akomodasi kereta api dengannya. Cepat , mudah dan praktis. Tinggal kumpulkan data sesuai KTP dan daftar secara online di KAI. Kemudian kami menerima kode booking kereta api menuju Jogja yang bisa di cetak di stasiun keberangkatan Stasiun Senen minimal sehari sebelumnya. Mudahnya pemesanan kereta api zaman now secara online membuat akomodasi untuk perjalanan liburan kami lancar.

Karena kami membeli tiket kereta ekonomi, kami berangkat Jum’at malam dari St. Senen. Kami memilih berangkat malam karena harus menyelesaikan pekerjaan kantor terlebih dahulu dan agar dapat tiba di Jogja esok pagi. Artinya, malam harinya kami tidur di kereta selama perjalanan 8 jam. Naik kereta api bagi kami memiliki keseruan tersendiri. Kami bertemu para penumpang dari segala profesi dan umur. Ada sepasang orang tua yang kelihatannya akan pulang ke kampung halamannya. Ada pula seperti pegawai kantor yang mungkin mau mudik juga. Kami pun sempat berfoto untuk mengabadikan moment kebersamaan kami sebelum berangkat. Dalam perjalanan, kami malah seru mengobrol sampai tengah malam hingga mengantuk. Walaupun kereta kami kelas ekonomi, namun fasilitasnya sudah lengkap, bisa ngecas HP, sewa bantal, ada toilet bersih dan kafetaria untuk makan malam. Keseruannya, kami bisa saling bersenda gurau dan bercerita tentang kehidupan kami masing-masing sepanjang malam selama perjalanan. Itulah mengapa kami memilih naik KAI, berikut alasannya:

5 Keuntungan naik KAI saat travelling:

1. Biaya cukup terjangkau dengan berbagai pilihan kelas

2. Pembelian tiket bisa secara online dan pembayarannya pun bisa langsung transfer atau melalui mobile banking

3. Alternatif perjalanan darat yang lebih cepat dan lancar tanpa hambatan macet atau lampu merah

4. Tersedia fasilitas yang lengkap seperti toilet, kafetaria, bantal dan selimut, aliran listrik

5. Suasana yang merakyat dan akrab antar sesama penumpang

Sebelum keberangkatan di Stasiun Senen

Sesampainya di St. Lempuyangan Jogja, kami dijemput elf menuju kota Pacitan. Perjalanan ditempuh selama 3 jam dan tiba disana kami disambut sinar matahari yang hangat menerpa kulit. Tempat apa saja yang kami tuju selama explore Pacitan? Simak cerita perjalanan kami berikut ini.

Jangan Lewatkan Tempat Wisata ini saat di Pacitan

1. Goa Gong

Tujuan pertama kami yaitu ke Goa Gong. Konon Goa Gong ini adalah goa terindah se-Asia Tenggara. Memang benar, setelah masuk kedalam goa, pemandangan langit-langit stalagtit terlihat megah dan cantik diterpa sinar lampu warna-warni. Goa ini lumayan luas dan sudah dilengkapi tangga jalan untuk para pengunjung. Karena goa ini tertutup, hawa didalamnya terasa panas karena tidak ada udara masuk, oleh karena itu disediakan kipas angin di beberapa titik agar pengunjung tidak kepanasan.

Goa Gong nan eksotis dengan warna-warni lampu menyinari stalagtit

2. Air terjun Banyu Tibo

Perpaduan warna yang cantik antara air terjun Banyu Tibo, pantai dan laut

Destinasi selanjutnya kami menuju air terjun yang terkenal di Pacitan, yaitu Banyu Tibo. Air terjun ini ternyata dari aliran sungai yang jatuh turun ke pantai menuju laut, sesuai namanya Banyu Tibo adalah air jatuh. Beruntung saat kami kesana airnya sangat deras dan jernih jadi terlihat cantik menyembur jatuh kebawah menerpa pasir pantai yang putih dikelilingi tebing dan birunya air laut. Seperti pemandangan surga dari atas dan bisa dinikmati sambil memandang lautan lepas.

3. Pantai Klayar

Hari pun telah sore, kami menuju pantai klayar, icon khas kota Pacitan. Tiba disana hari sudah mulai gelap tapi kami masih mendapatkan moment sunset walaupun hanya sebentar. Selanjutnya kami menuju homestay untuk istirahat yang letaknya tepat di depan pantai. Malam hari kami kembali bercengkrama sambil menikmati makan malam. Esoknya kami bangun pagi-pagi dan langsung berhamburan ke pantai klayar untuk menangkap moment sunrise sambil bermain di pantai dengan pemandangan tebing yang indah berpadu dengan putihnya pasir pantai dan deru ombak dari biru hijaunya laut. Pemandangan yang sempurna seperti surga. Puas sekali bermain di pantai ini. Ada pula motor jeep yang bisa disewa untuk mengelilingi pantai loh.

Pemandangan Pantai Klayar yang indah dengan background tebing dan hempasan ombak

4. Pantai Panjang

Setelah puas main di pantai klayar, kami melanjutkan perjalanan ke pantai panjang yang tak jauh dari pantai klayar. Pemandangan laut yang luas terlihat dari atas tebing. Pantai ini belum terlalu ramai. Pengunjung bisa menuruni tebing untuk menikmati pantai dengan pasir putihnya. Pantai panjang ini dilengkapi permainan flying fox yang konon katanya terpanjang di Indonesia karena melewati garis pantai yang panjang.

Pemandangan laut lepas yang luas dari atas tebing Pantai Panjang

Keindahan kota Pacitan cukup memuaskan hati kami dalam menikmati liburan bersama teman-teman. Kembali ke Jakarta, kami kembali booking tiket kereta online di KAIElf kami kembali mengantarkan kami menuju Jogja, tepatnya ke St. Lempuyangan. Perjalanan pulang kami ini meninggalkan tawa bahagia dan kenangan akan kebersamaan dan keindahan kota Pacitan.

Show More

Arlindya

A dreamer, long visioner, blogger & traveller

Related Articles

52 Comments

  1. Benar Mbak, jalan-jalan bareng teman-teman yang seru kadang lebih penting dari destinasinya sendiri. Bersama Mereka momen-momen indah tersimpan dalam gudang memori lebih lama.

    Kalau untuk eksplorasi pulau Jawa Bawa saya juga lebih suka menggunakan kereta api karena itu tadi bebas hambatan. Andai saja ada kereta api ke Sumatera….😁

  2. Saya belum kesampean buat backpackeran naik kereta api padahal sangat ingin sekali. Susahnya karena terikat jam kerja yang bahkan libur pun masih harus sekali-kali masuk kantor.
    Makanya cuma bisa perjalanan 1-2 hari saja. Semoga suatu waktu bisa backpackeran ke Pacitan

  3. Saya dulu kenal pacitan karena baca novel nya mb afifah afra yang batu akik, disana dijabarkan keindahan pacitan terutama gua dan pantai klayarnya… Ternyata memang benar adnya ya.. Seru ya bisa kesana rame2

  4. Traveling kemanapun itu memang paling seru naik kereta deh. Sampai ke luar negeri pun yang saya incar ya naik kereta antar kota tuh..

    Btw, sudah lama nih pengen main ke Pacitan tapi belum sempat-sempat juga euy. Hiks.. hikss. Hiks..

  5. Aku tu menikmati banget kalau naik kereta api…apalagi kalau yg nyaman atau eksekutif asyik deh tinggal dusuk nyaman menikmati pemandangan.. 😀

  6. Aku kaget kirain di Pacitan udah ada stasiun hehe.
    Rumah nenekku di Pacitan. Dulu kalau msh di Sby kalau ke Pacitan lewat jalur darat, tepatnya lewat Trenggalek mayan 6-7 jam jalan santai 😀
    Kalau dr Yogyakarta berarti datangnya langsung ke Pacitan yg kotanya ya?

  7. Rekomendasi sekali kak, mumpung libur nih cuss kesana, btw seru juga kalau traveling bareng teman-teman ya. sayangnya dakuw tipikal solo traveler

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button